Bangkalan, bnewsnasional.id – Pemerintah Kecamatan Arosbaya terus memperkuat koordinasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa.
Langkah ini dilakukan menyusul berkembangnya berbagai informasi di media sosial terkait menu MBG di sejumlah sekolah.
Camat Arosbaya, Dedeng Suprapto, menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan segera menggelar rapat koordinasi bersama Koordinator Lapangan (Korlap) SPPG, pengelola, serta tim ahli gizi.
Rapat tersebut turut dihadiri unsur Muspika Arosbaya dan Ketua PKDI sekaligus Kepala Desa Karang Pao,Kepala Desa Mangkon sebagai bentuk sinergi dalam memastikan pelaksanaan program tetap berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan sesuai tujuan utamanya, yakni mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Koordinasi ini penting agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama,” ujar Dedeng.
Dalam forum tersebut, dilakukan diskusi terbuka bersama pengelola layanan SPPG di antaranya:
Saidiyah
Al-Ghazali
Garuda Jaya
Kegiatan ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah evaluasi bersama agar pelaksanaan program semakin baik ke depan.
Camat Arosbaya Dedeng menegaskan bahwa MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan asupan nutrisi siswa, sehingga kualitas menu harus tetap mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Baca juga: APH Bungkam, Tambang Galian C Diduga Ilegal di Socah Bangkalan Bebas Beroperasi
Memasuki bulan Ramadan, di mana sajian makanan cenderung berbentuk kering, seluruh pihak sepakat untuk terus menjaga mutu dan kesesuaian nilai gizi agar tetap bermanfaat bagi siswa.
Pengelola SPPG bersama tim ahli gizi juga menyatakan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan dalam proses penyediaan dan distribusi makanan, termasuk memastikan kualitas bahan dan mekanisme penyaluran berjalan dengan baik.
Pemerintah Kecamatan Arosbaya berharap koordinasi ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta memastikan program MBG berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak positif bagi kesehatan serta proses belajar anak-anak di wilayah tersebut.(Team/Red)
Editor : Redaksi