BUMD Nias Barat Canangkan Pengembangan 11 Hektare Sawah Terlantar di Lolomboli
Nias Barat,bnewsNasional.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Nias Barat mencanangkan rencana pengembangan lahan sawah terlantar seluas kurang lebih 11 hektare di Desa Lolomboli, Kecamatan Mandrehe Utara.
Pencanangan tersebut ditandai dengan kegiatan survei lapangan yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026. Tim dari Dinas Pertanian bersama jajaran BUMD turun langsung meninjau lokasi persawahan yang telah sekitar lima tahun tidak digarap oleh pemiliknya.
Kepala Dinas Pertanian Nias Barat, Eka Lomboe, menyampaikan bahwa pengembangan lahan ini direncanakan menggunakan bibit unggul dengan pendekatan pengelolaan yang lebih terencana dan berbasis praktik budidaya pertanian yang lebih mutakhir.
“Selain mengaktifkan kembali lahan yang tidak produktif, program ini juga diarahkan pada penerapan pola budidaya yang lebih baik, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan benih, hingga perawatan tanaman,” ujarnya.
Baca juga: PJ Kades Lahagu Bungkam Soal Dana Desa, AJH Itu Pembangkangan Hukum
Ia menambahkan, program ini tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat Desa Lolomboli. Melalui pendampingan dan keterlibatan langsung dalam proses budidaya, warga diharapkan dapat menambah pengetahuan serta meningkatkan keterampilan bertani sehingga hasil produksi ke depan dapat lebih optimal.
Direktur BUMD Nias Barat, Tolosokhi Halawa, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu arah pengembangan unit usaha BUMD di sektor pertanian. BUMD Nias Barat sendiri baru dibentuk pada September 2025 dan mulai menyusun langkah konkret penguatan usaha produktif daerah.
Menurutnya, optimalisasi lahan tidur melalui pengelolaan yang lebih profesional dan terstruktur berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan tetap memperhatikan kesiapan teknis dan kerja sama dengan pemilik lahan.
Baca juga: Kasus Intimidasi Wartawan Oleh Pj Kades Lahagu, Publik Desak Minta Tindakan Tegas Bupati Nias Barat.
Program ini juga sejalan dengan arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Eliyunus Waruwu dalam penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Tahapan selanjutnya akan difokuskan pada penyusunan rencana teknis dan mekanisme pengelolaan sebelum memasuki tahap realisasi.(Tim Baket)
Editor : Redaksi