Kapus di Bangkalan Tantang Hasil Uji Kompetensi Dibuka ke Publik: "Biar Masyarakat Tahu Siapa yang Layak"

avatar Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Wacana evaluasi dan kemungkinan pergantian Kepala Puskesmas (Kapus) di Kabupaten Bangkalan terus menjadi sorotan. Setelah Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far menegaskan bahwa hasil uji kompetensi akan menjadi dasar penilaian kelayakan pejabat kesehatan, kini muncul tantangan dari salah satu Kapus di Bangkalan yang meminta agar hasil uji kompetensi dibuka secara transparan kepada publik.

Kapus yang enggan disebutkan namanya itu menilai tidak ada alasan untuk menutup hasil penilaian apabila proses uji kompetensi memang dilakukan secara objektif dan profesional.

Baca Juga: Hijaukan Lingkungan Kerja, Kecamatan Arosbaya Gelar Aksi Bersih-Bersih di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

"Kalau memang hasil uji kompetensi menjadi dasar menentukan siapa yang layak dan tidak layak memimpin Puskesmas, buka saja ke media. Biar masyarakat tahu siapa yang benar-benar kompeten dan siapa yang tidak," ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan hasil uji kompetensi justru akan menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan serius menerapkan sistem merit dalam penempatan jabatan. Selain itu, publik juga dapat melihat secara langsung kualitas pejabat yang memimpin fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya.

Ia menambahkan bahwa jabatan Kepala Puskesmas bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat yang menduduki posisi tersebut harus siap dinilai secara terbuka.

Baca Juga: Janji Manis Transparansi SPJ PGRI Bangkalan Menguap, Aktivis: Media dan LSM Dibohongi

"Jangan sampai ada asumsi atau spekulasi di tengah masyarakat. Kalau hasilnya bagus ya tunjukkan, kalau ada yang nilainya kurang juga harus berani disampaikan sebagai bahan evaluasi," katanya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Wakil Bupati Bangkalan sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan pergantian Kepala Puskesmas yang dinilai tidak memenuhi standar kompetensi. Menurutnya, kemampuan manajerial dan pemahaman terhadap tugas pokok serta fungsi jabatan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jajaran Pasar Arosbaya Gelar Kerja Bakti Bersama

Desakan agar hasil uji kompetensi diumumkan secara terbuka dinilai dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk menunjukkan transparansi dalam proses evaluasi pejabat kesehatan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui dasar pertimbangan apabila nantinya terjadi mutasi, rotasi, maupun pergantian Kepala Puskesmas.

Publik kini menunggu apakah hasil uji kompetensi yang menjadi dasar evaluasi tersebut akan dipublikasikan secara terbuka atau tetap menjadi dokumen internal pemerintah daerah. Jika dibuka, masyarakat akan memiliki kesempatan untuk menilai langsung kualitas dan kompetensi para pemimpin Puskesmas di Kabupaten Bangkalan.(Team/Red)

Berita Terbaru