Dua Kerabat Terlibat Duel Berdarah di Tragah, Polisi Selidiki Motif Perselisihan

avatar Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Insiden berdarah yang diduga dipicu konflik pribadi terjadi di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan dua pria yang disebut-sebut masih memiliki hubungan keluarga. Bentrokan yang berujung penggunaan senjata tajam itu mengakibatkan salah satu pihak mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Syamrabu Bangkalan.

Baca Juga: Latihan Gerak Jalan di Badan Jalan Disorot, Polres Bangkalan: Jangan Sampai Semangat HUT RI Berujung Petaka

Kapolsek Tragah AKP Erwan Kurniawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, jajaran kepolisian langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari warga.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Dugaan sementara keduanya memiliki hubungan kekerabatan, namun motifnya masih dalam pendalaman," kata Erwan.

Baca Juga: KKN 35 Resmikan Penyaring Air Ramah Lingkungan "KRISTAL" di Desa Sera Timur

Petugas dari Polsek Tragah bersama unit terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian juga dimintai keterangan guna membantu mengungkap kronologi secara utuh.

Peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi pada malam hari dan menimbulkan kepanikan di lingkungan setempat. Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar lokasi sebelum akhirnya dibubarkan petugas untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana PIP 2022 – 2026, Ketua Yayasan SMP Ujung Baru Menunggu Panggilan Kejaksaan Negeri Bangkalan

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami latar belakang perselisihan yang berujung pada duel berdarah tersebut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian dan menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang.(Team/Red)

Berita Terbaru