Aplikasi SIKS-NG Error, Input Data Sosial di Arosbaya Mandek di Bawah 1 Persen!

Reporter : Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) non desil di Kecamatan Arosbaya kini terancam gagal penuhi target. Penyebabnya, aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik kementerian mengalami gangguan parah selama beberapa hari terakhir.

Akibat eror massal ini, progres penginputan data warga di seluruh desa se-Kecamatan Arosbaya mandek dan belum mencapai satu persen.

Baca juga: KKNT UTM Tanamkan Budaya Saling Menghargai kepada Siswa SDN Gili Timur 2

Daftar Keluhan Operator Desa Para operator desa mengaku kewalahan menghadapi sistem yang tidak stabil. Beberapa kendala utama yang sering muncul

Baca juga: DUGAAN MAFIA TANAH DI AROSBAYA: Tanda Tangan Warga Diduga Dicatut, BN dan HD Akan Dilaporkan dalam Sengketa Tanah Budura

"Saat data mau disimpan, terkadang tidak masuk. Kami terpaksa harus mengulang dari awal lagi," keluh salah satu petugas lapangan.

Server Nasional Diduga Overload Lambatnya capaian ini murni akibat kendala teknis pada server nasional, bukan karena kemalasan petugas. Para operator menegaskan bahwa mereka siap bekerja lembur demi mengejar target yang ditentukan.

Baca juga: Seminggu Dibiarkan Menjuntai di Pasar Bunten, Kabel PLN Ancam Nyawa Pengendara

Saat ini, para petugas di Kecamatan Arosbaya mendesak pemerintah pusat segera turun tangan. Mereka meminta pengelola aplikasi meningkatkan kapasitas server agar pemutakhiran data bansos masyarakat tidak semakin tertunda.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru