" Opini " Quattrick WTP Nias Selatan, Bukan Sekadar Piagam tapi Komitmen ke Rakyat.
NIAS SELATAN, bnewsnasional.id — Kabar Nias Selatan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-4 kalinya dari BPK RI Perwakilan Sumut bukan hanya catatan administratif. Di tengah stigma daerah kepulauan yang sering dikaitkan dengan keterbatasan sumber daya dan birokrasi lambat, Nias Selatan justru mematahkan keraguan lewat konsistensi angka dan akuntabilitas.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Nias Selatan Sambut Kajari Baru, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan
Opini WTP memang bukan hadiah. Ia adalah pernyataan profesional auditor bahwa laporan keuangan disajikan wajar, patuh aturan, dan didukung pengendalian internal yang jalan. Empat kali berturut-turut 2022-2025 artinya Pemkab Nias Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Sokhiatulo Laia tidak main-main menjaga marwah anggaran. Ini bukan kebetulan, tapi hasil kerja sistemik.
Yang menarik, WTP empat kali berturut-turut ini lahir bukan di ruang hampa. Sinergi eksekutif-legislatif terlihat jelas. Kehadiran Wakil Ketua DPRD Wirahati Loi dan Pj. Sekda Amsarno Sarumaha dalam penyerahan LHP menunjukkan satu pesan: tata kelola baik hanya terjadi kalau pengawas dan pelaksana satu frekuensi. Anggaran bukan lagi “kue” yang dibagi, tapi amanah yang dipertanggungjawabkan.
Baca juga: Bupati Nias Selatan Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas dan Kinerja
Tapi jujur saja, piagam WTP tanpa dampak nyata di lapangan akan kehilangan makna. Tantangan Nias Selatan ke depan justru dimulai setelah opini ini. Digitalisasi pelaporan harus terus dikebut. Rekomendasi BPK wajib dituntaskan 100%, bukan sekadar dijawab administrasi. Dan yang paling penting: setiap rupiah APBD harus berwujud jalan mulus, puskesmas yang hidup 24 jam, sekolah layak, dan UMKM yang naik kelas.
WTP ke-4 ini seharusnya menjadi “tinta emas” yang memicu kerja, bukan euforia sesaat. Karena masyarakat Nias Selatan tidak butuh baliho prestasi, mereka butuh bukti. Jika konsistensi ini dijaga, Nias Selatan bisa jadi contoh bahwa daerah 3T pun mampu mengelola uang rakyat dengan disiplin kelas satu.
Opini WTP adalah awal, bukan garis finish. Dan Nias Selatan sudah menunjukkan: komitmen bisa diulang empat kali. Sekarang giliran membuktikan komitmen itu dirasakan sampai ke dapur-dapur warga.(Tim)
Editor : Redaksi