Surabaya, bnewsnasional.id – Atmosfer pertandingan penutup musim BRI Super League 2025-2026 antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri dipastikan berlangsung meriah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu sore. Untuk memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan kondusif, Polrestabes Surabaya bersama Polda Jawa Timur menerjunkan ribuan personel gabungan.
Pengamanan besar-besaran ini dilakukan mengingat pertandingan bertajuk Derby Jatim tersebut diprediksi menyedot perhatian besar suporter, khususnya Bonek dan pendukung Persik Kediri. Selain menjadi laga sarat gengsi, pertandingan ini juga menjadi momen penutup musim sekaligus seremoni pelepasan tim Persebaya musim 2025-2026.
Baca juga: Dugaan Pencurian Kabel Telkom Kembali Terjadi, Kasus Disebut Ditangani Resmob Polrestabes
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Wakapolrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari area stadion, jalur kedatangan suporter, hingga pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis Kota Surabaya.
“2699 personel gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, TNI, serta unsur Pemerintah Kota Surabaya telah disiagakan untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Rosyid.
Dalam pengamanan tersebut, ungkap AKBP Rosyid, 1.178 Polda Jawa Timur mengerahkan berbagai satuan, mulai dari Brimob, Dalmas, patroli perintis presisi, tim K-9, hingga kendaraan taktis seperti Barracuda dan Armoured Water Cannon (AWC).
Sementara itu, Polrestabes Surabaya juga menurunkan 982 personel dari berbagai fungsi, termasuk Satsamapta, Reskrim, Resnarkoba, Intelkam, Lalu Lintas, hingga personel Polsek jajaran.
Tak hanya aparat kepolisian, Pemerintah Kota Surabaya turut mendukung pengamanan dengan menyiapkan ambulans, tim medis, petugas Dishub, Satpol PP, BPBD, hingga armada pemadam kebakaran.
Kehadiran petugas gabungan ini tidak hanya berfokus pada pengamanan di dalam stadion, tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan dan para suporter yang datang menyaksikan pertandingan.
Baca juga: Pengedar Sabu Hangtuah Dibekuk Polrestabes Surabaya, Polisi Sita 42,9 Gram Sabu
Petugas juga telah memetakan sejumlah potensi kerawanan yang diprediksi muncul saat pertandingan berlangsung. Salah satu perhatian utama adalah masuknya flare dan petasan ke dalam tribun stadion, terutama menjelang laga penutup musim yang identik dengan pesta suporter.
Selain itu, aparat juga mengantisipasi kemungkinan adanya penonton tanpa tiket yang memaksa masuk ke kawasan Stadion Gelora Bung Tomo. Kepadatan massa di beberapa akses pintu masuk stadion hingga jalur tol menuju lokasi pertandingan juga menjadi fokus pengamanan.
AKBP Rosyid menegaskan bahwa seluruh personel telah diberikan arahan agar mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan pertandingan.
“Kami mengimbau seluruh suporter agar tetap menjaga ketertiban, tidak membawa flare, senjata tajam, minuman keras, maupun benda berbahaya lainnya. Mari jadikan pertandingan ini sebagai hiburan bersama dengan tetap menjunjung sportivitas,” ungkapnya.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum
Pertandingan Persebaya kontra Persik diperkirakan akan menjadi salah satu laga dengan animo penonton tertinggi musim ini. Karena itu, aparat berharap seluruh elemen suporter dapat bersama-sama menjaga suasana tetap damai dan nyaman.
AKBP Rosyid juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kriminal seperti pencopetan, pencurian kendaraan bermotor, hingga aksi provokasi yang berpotensi memicu kericuhan.
Dengan pengamanan ketat yang telah dipersiapkan, pertandingan Derby Jatim diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan menjadi penutup musim yang membanggakan bagi dunia sepak bola Jawa Timur.(HDI)
Editor : Redaksi