MADAS Soroti Parkir Liar, Dishub Bangkalan Siap Perkuat Penertiban

Reporter : Hanif

Bangkalan, bnewsnasional.id – Upaya menciptakan ketertiban lalu lintas di wilayah kota terus menjadi perhatian berbagai pihak. Kali ini, jajaran MADAS Anak Serumpun Kabupaten Bangkalan mendatangi kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait maraknya parkir liar dan persoalan penerangan jalan umum (PJU), Jumat (27/02/2026).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC MADAS Bangkalan, H. Usman, sebagai bentuk respon atas keluhan warga yang merasa terganggu dengan keberadaan parkir tidak resmi di sejumlah ruas jalan utama.

Baca juga: Polri di Bawah Presiden adalah Amanat Konstitusi, DPP MADAS Tolak Penempatan di Bawah Kementerian

Menurutnya, tim MADAS telah melakukan pemantauan langsung di lapangan dan menemukan bahwa praktik parkir liar masih banyak terjadi, khususnya di kawasan padat aktivitas seperti Pasar Ki Lemah Duwur (Pecenan) dan sekitar RSUD Bangkalan. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kemacetan serta menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan.

“Temuan kami menunjukkan masih banyak juru parkir yang tidak terdata secara resmi. Selain itu, masyarakat juga kesulitan membedakan antara petugas parkir legal dan yang tidak,” ujar H. Usman.

Baca juga: MADAS Sedarah Tolak Tuduhan Ormas Premanisme, Sebut Fitnah Keji dan Pembohongan Publik

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Bangkalan, H. Faisol, menyampaikan apresiasi atas kepedulian MADAS terhadap persoalan ketertiban lalu lintas. Ia menegaskan bahwa masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pengawasan di lapangan.

Dishub, lanjutnya, selama ini telah melakukan sosialisasi di sejumlah titik rawan parkir liar. Bahkan ditegaskan bahwa parkir di tepi jalan tertentu tidak dikenakan biaya. Apabila ditemukan oknum yang memungut tarif secara paksa, masyarakat diminta untuk mendokumentasikan dan melaporkannya kepada Dishub sebagai dasar penindakan.

Baca juga: Ketua Umum Ormas Madura Asli Sedarah Tegaskan Tidak Terlibat Dugaan Pembokaran Rumah Nenek Elina.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti laporan masyarakat dan terus melakukan pembenahan demi mewujudkan Bangkalan yang lebih tertib dan nyaman,” jelasnya.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat diharapkan mampu menekan praktik parkir liar, khususnya di jalan protokol, sehingga mobilitas warga dapat berlangsung lebih lancar dan aman.(Team/Red)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru