Skandal SDN Kamoneng Makin Panas, Aktivis Muda Bangkalan Bongkar Peran Pengantar Uang Rp20 Juta

avatar Hanif

Bangkalan,bnewsnasional.id – Polemik dugaan aliran dana Rp20 juta dari SDN Kamoneng kepada oknum LSM kini semakin melebar. Setelah adanya pengakuan dari salah satu guru terkait pemberian uang tersebut, kini sosok pengantar uang yang diketahui merupakan aktivis muda Bangkalan ikut buka suara.

Dalam keterangannya, ia mengaku hanya diminta mendampingi oleh orang kepercayaan pihak sekolah karena dirinya dianggap mengenal oknum LSM yang disebut menerima uang tersebut.

Baca Juga: Kepala Pasar Arosbaya Gelar Kerja Bakti Bersihkan Drainase, Camat Dedeng Suprapto Beri Apresiasi

“Saya cuma diminta mendampingi karena saya kenal dengan oknum LSM itu,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan dirinya bukan pihak yang merencanakan ataupun menentukan adanya penyerahan uang Rp20 juta tersebut. Menurutnya, dirinya hanya diajak ikut dalam proses pengantaran.

Tak hanya itu, ia juga mengakui sempat menerima uang sebesar Rp1 juta yang disebut sebagai biaya bensin dan makan untuk empat orang yang ikut berangkat.

“Saya dikasih Rp1 juta buat bensin dan makan orang berempat,” katanya.

Pengakuan tersebut semakin memperkuat dugaan adanya komunikasi dan koordinasi tertentu sebelum uang itu diserahkan. Publik pun mulai mempertanyakan siapa sebenarnya pihak yang paling bertanggung jawab dalam dugaan aliran dana tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan! Guru SDN Kamoneng Akui Aliran Dana Rp20 Juta ke Oknum LSM Lewat Perantara

Sebelumnya, salah satu guru SDN Kamoneng juga telah mengakui adanya pemberian uang kepada oknum LSM saat dihubungi media.

“Iya mas, saya salah. Emang betul saya ngasih uang ke oknum LSM,” ujarnya.

Rangkaian pengakuan yang terus bermunculan ini membuat kasus SDN Kamoneng semakin menjadi perhatian masyarakat Bangkalan. Banyak pihak menilai persoalan tersebut tidak bisa lagi dianggap isu biasa karena sudah menyangkut integritas lembaga pendidikan.

Baca Juga: RESMI! PMII Bangkalan Dumas ke Kejaksaan, Kasus Dugaan Pungli PIP SDN Kamoneng Masuk Babak Hukum

“Kalau memang tidak ada persoalan serius, kenapa sampai ada perantara, pengantar, bahkan uang operasional segala?” ujar salah satu warga.

Kini masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera memanggil seluruh pihak yang disebut dalam pengakuan tersebut, termasuk pihak sekolah, orang kepercayaan sekolah, pengantar uang, hingga oknum LSM yang diduga menerima aliran dana Rp20 juta tersebut.

Publik pun menanti langkah tegas aparat untuk mengungkap apakah kasus ini murni persoalan personal atau justru bagian dari dugaan upaya “pengondisian” yang lebih besar.(Team/Red)

Berita Terbaru